Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK mau konsep Smart City bisa bikin rakyat di desa ikut sejahtera

JK mau konsep Smart City bisa bikin rakyat di desa ikut sejahtera Jusuf Kalla diperiksa KPK. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, selain peningkatan kualitas kehidupan di perkotaan melalui Smart City, peningkatan kesejahteraan pun harus digalakkan kembali di desa-desa.

Pasalnya, konsep Smart City ini tidak akan optimal, jika kehidupan masyarakat pedesaan tidak ikut ditingkatkan taraf kesejahteraannya.

"Apabila produktifitas pertanian itu berhasil lalu disamai pula dengan peningkatan penghidupan, maka hal itu akan menghasilkan kesejahteraan di desa. Karena jika pertanian di desa-desa itu tidak terlalu berhasil, maka kehidupan di pedesaan itu tentunya juga tidak akan terlalu menghidupi. Sehingga mereka akan pergi ke kota-kota besar untuk mencoba memperbaiki taraf kehidupannya, terutama seperti kota-kota di Pulau Jawa," kata JK saat menghadiri acara peluncuran Indeks Kota Cerdas (Smart City) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/3).

"Itulah kenapa urbanisasi sampai sekarang dan di mana pun di dunia ini, masih kerap terjadi. Karena itu, pertumbuhan masyarakat kota-kota di Indonesia akan lebih besar dan lebih banyak, sehingga kita juga harus memberikan definisi mengenai lahan apa yang harus dipenuhi," katanya menambahkan.

JK berharap, perbaikan sejumlah sektor kehidupan di perkotaan melalui konsep Smart City ini, bisa segera terealisasi. Karena menurutnya, ternyata hal itu juga bisa memberikan manfaat, sampai kepada masyarakat di daerah-daerah pedesaan.

Dirinya juga menegaskan, untuk mendukung wilayah perkotaan agar bisa menarik investor, para kepala daerah juga harus tegas dalam upaya-upaya yang dilakukan, untuk merealisasikan terwujudnya konsep Smart City tersebut.

"Konsep Smart City ini harus segera terwujud. Maka kita harap bahwa apa yang dilakukan PGN, Kompas dan pihak-pihak dari ITB ini juga bisa berkontribusi, dalam kehidupan masyarakat perkotaan yang juga bisa dirasakan sampai ke daerah," kata JK.

"Jika kota ingin menaikkan levelnya dalam tahap industri dan teknologi, maka kota juga harus bisa menarik minat investornya. Singapura tidak akan sampai menjadi bentuk yang seperti sekarang ini, jika Lee Kwan Yew tidak tegas. Karena ternyata, di Singapura itu, peraturan akan lebih banyak kata 'Tidak' nya daripada kata 'Iya' nya," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP