Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK akui kendala transportasi perparah kondisi Andra hingga meninggal

JK akui kendala transportasi perparah kondisi Andra hingga meninggal Jusuf Kalla lepas relawan PMI. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Profesi sebagai dokter tidak serta merta menjadikan Dionisius Giri Samudra (Andra) mudah mendapatkan akses kesehatan. Andra meninggal saat sedang menjalankan tugasnya mengabdi di pelosok daerah, tepatnya di Kepulauan Aru, Maluku.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku sudah mendapat kabar duka tersebut. JK pun menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dokter muda itu dalam tugas.

"Ya tahu di sana, Dobo (Kepulauan Aru, Maluku). Tentu kita mengucapkan bela sungkawa," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/11).

Andra meninggal lantaran menderita radang selaput otak, infeksi paru-paru dan saluran pernapasan. Kondisi diperparah dengan sulitnya jalur transportasi di daerah tersebut sehingga Andra tidak mendapatkan perawatan yang layak.

JK pun mengakui bahwa kondisi transportasi yang sulit memperparah kondisi Andra hingga menyebabkan kematian.

"Tapi memang kondisi tentu meninggal bukan hanya karena transportasi, ya tentu karena penyakit itu. Dokter kan bisa sakit tapi karena dievakuasinya telat, ya seperti itu," tutur JK.

JK mengatakan, kematian Andra merupakan contoh kondisi di pelosok. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan akses transportasi di pelosok.

"Itu dokter, apalagi rakyat. Tetap diupayakan peningkatan untuk transportasi ke daerah terpencil itu," tutup JK.

Sebelumnya, meninggalnya dokter muda Dionisius Giri Samudra (Andra) saat bertugas di Kepulauan Aru, Maluku, membuat dokter di tanah air berduka. Dokter Andra mengembuskan napas terakhir pada Rabu (11/11) malam.

Sebelumnya, Andra sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di RSUD Cendrawasih, Dobo. Andra mulai magang sejak Juni 2015 lalu. Awalnya Andra dikira campak. Namun setelah menjalani perawatan, ternyata Andra mengalami radang selaput otak, infeksi paru-paru dan saluran pernapasan.

Rencananya Andra akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Tual, tapi terkendala masalah transportasi. Dibutuhkan waktu 12 jam dari Dobo menuju Tual dengan kapal ferry. Sementara penerbangan sudah 1 bulan ini tidak beroperasi.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP