Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK 'bela' SBY soal World Statesman Award

JK 'bela' SBY soal World Statesman Award jk temui sby . ©rumgapres/abror rizki

Merdeka.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi protes masyarakat atas rencana pemberian World Statesman Award 2013 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut JK, hendaknya penghargaan untuk toleransi itu dimaknai sebagai bentuk apresiasi untuk bangsa.

"Itu sebaiknya dimaknai sebagai penghargaan untuk bangsa, bukan hanya kepada SBY," kata JK usai makan malam bersama delegasi Centrist Asia Pacific Democrats International (CAPDI) di Makassar, Minggu (19/5).

Penghargaan dari The Appeal of Conscience Foundation (ACF) yang berbasis di New York, Amerika Serikat itu, menurut dia, merupakan apresiasi atas upaya demokratisasi dan rekonsiliasi terhadap konflik-konflik di Tanah Air.

"Bahwa masih ada kasus-kasus intoleransi memang iya, tetapi harus dibandingkan dengan upaya rekonsiliasi yang telah berhasil," tambahnya seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan bahwa tidak ada negara yang bebas dari konflik-konflik internal, namun juga harus dilihat bahwa rekonsiliasi terus dilakukan oleh berbagai pihak.

Terkait rencana pemberian penghargaan tersebut, JK memandang ACF memiliki kriteria penilaian yang harus dihargai.

"Jangan dilihat Presiden (sebagai penerima penghargaan) secara pribadi, melainkan sebagai bangsa Indonesia yang sebenarnya sangat toleran," ujarnya.

Rencana pemberian penghargaan tersebut menimbulkan pastor sekaligus Guru Besar Filsafat STF Driyarkara, Franz Magnis Suseno SJ yang menyampaikan surat protes terbuka. Dia merasa terhina atas penghargaan yang hendak diberikan kepada SBY, sementara di Indonesia masih banyak kasus kekerasan atas nama agama. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP