JIS minta penyalur petugas kebersihan ikut tanggung jawab
Merdeka.com - Jakarta International School (JIS) meminta PT. Indonesia Servant Service (ISS) turut bertanggung jawab atas kasus pelecehan seksual yang menimpa siswa pre-school, M alias AK. Pasalnya, enam tersangka merupakan pekerja rekrutan perusahaan outsourcing tersebut.
Kuasa hukum JIS, Harry Ponto menuturkan JIS telah mempercayakan PT. ISS dalam mempekerjakan petugas kebersihan selaku perusahaan penyedia jasa.
"JIS itu sudah memakai jasa ISS sejak tahun 90-an," ucap Harry di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/5).
Kata Harry, JIS menggunakan jasa ISS dalam satu paket. Paket yang dimaksud yakni JIS hanya terima bersih sehingga terkait masalah perekrutan, seleksi dan pengawasan ada ditangan JIS.
"Kerja sama dengan ISS itu satu paket termasuk pengawasan dan lainnya. Itu tanggung jawab ISS," kilah Harry.
Untuk itu, Harry meminta perusahaan outsourcing kelas internasional tersebut turut bertanggung jawab. Sebab, dari sanalah tenaga kerja cleaning service berasal.
"Pelaku bukan pegawai JIS tapi outsourcing, jasa kebersihan. Kami sedang ada nego dengan pihak ISS, harus tanggungjawab karena itu pegawai mereka," pungkasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya