Jika tak datang, Habib Hasan kembali dipanggil
Merdeka.com - Habib Hasan bin Ja'far Assegaf mangkir dari panggil polisi. Polisi kembali menjadwalkan memanggil pemimpin majelis taklim Nurul Musthofa itu untuk kedua kalinya.
"Kalau misalkan habib tidak datang ditanya alasannya, terus akan dipanggil kedua kali," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Hermanto kepada wartawan di kantornya, Kamis (8/3).
Salah seorang orang tua korban menyesalkan Habib Hasan tidak memenuhi panggilan polisi. Seharusnya kata wanita itu, Habib Hasan memberi keterangan kalau merasa tidak bersalah.
"Logikanya saja, kalau dia enggak punya salah pasti mau saja. Merasa enggak melakukan ya datang saja cuma diperiksa," katanya.
Wanita yang enggan menyebutkan namanya itu berharap pemeriksaan dapat membuktikan jika pelecehan seksual memang dialami para murid. "Satu yang paling penting gimana mematahkan omongan dia bahwa ini hasut ini fitnah," katanya.
Sebelumnya, Kuasa hukum Hasan, Sandy Arifin, belum dapat memastikan kehadiran kliennya. Hingga pukul 13.00 WIB, Hasan tak juga menampakan batang hidungnya di Polda.
Hasan dilaporkan sebelas orang mantan muridnya atas tuduhan pelecehan seksual. Hasan sendiri tiga kali dipanggil Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) terkait aduan pelecehan seksual terhadap anak. Namun, tiga kali juga Hasan tidak memenuhi panggilan KPAI. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya