Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika pimpin KPK, jenderal polisi janji tak bisa diintervensi

Jika pimpin KPK, jenderal polisi janji tak bisa diintervensi Irjen Pol Yotje Mende mengukuti tes wawancara calon pimpinan KPK.. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende berjanji tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun jika terpilih menjadi pimpinan KPK. Kata dia, ia berkomitmen mengembangkan KPK sebagai lembaga yang independen tetapi tetap menjalin kerja sama dengan pihak lain.

"Pemberantasan korupsi harus independen dan tidak terpengaruh intervensi. Ini komitmen kami," ujar Yotje dalam sesi tanya jawab dengan tim Pansel KPK di Ruang Serba Guna, Lantai Dasar, Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara, Jl. Veteran no 18, Jakarta 1011, Jakarta, Selasa (25/8).

Lanjut dia, dari pengalaman yang ada selama ini, mandeknya proses pemberantasan korupsi selama ini tak lepas dari adanya campur tangan pihak tertentu.

"Menurut pengalaman kami banyak hal demikian. Banyak pihak tertentu yang campur tangan dalam proses penyelesaian masalah korupsi," tegas dia.

Namun ketika ditanya oleh anggota Pansel, Natalia Subagyo siapa pihak yang sering melakukan intervensi, Yotje secara gamblang menyebut pimpinan saja.

"Apakah pimpinan itu dari polisi atau TNI," tanya Natalia.

"Bukan tapi pimpinan tertentu," jawab Yotje.

Bagi Natalia, apa yang disebut Yotje sebagai pimpinan yang sering mengintervensi adalah pimpinan secara politis. Hal itu pula langsung diamini oleh Yotje kemudian.

"Maksudnya intervensi politik?" desak Natalia.

"Ya demikian," ujar Yotje.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP