Jepara Turun ke Level 2, Wisata Karimunjawa Mulai Dibuka
Merdeka.com - Obyek wisata Karimunjawa telah dibuka untuk umum menyusul penurunan kasus status PPKM menjadi level 2 di Jepara. Baru tiga jenis lokasi wisata yang sudah dikunjungi wisatawan sejak 3 September 2021 lalu.
"Baru 40 orang yang tiba di Karimunjawa sabtu minggu kemarin. Di hari minggunya ada 30 wisatawan. Kebanyakan turis lokal. Dan kemungkinan pas akhir pekan nanti yang datang untuk liburan bisa jadi bertambah banyak," kata Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Titik Sudaryanti.
Dia menyampaikan jumlah tempat wisata yang buka masing-masing area snorkling dan diving di perairan Karimun, tempat penangkaran penyu dan area wisata mangrove.
"Baru tiga lokasi wisata itu yang dibuka," ungkapnya.
Para wisatawan yang ingin mengunjungi pulau Karimunjawa wajib menunjukkan kartu vaksin melalui aplikasi peduli lindungi saat menyeberang menggunakan kapal. Sedangkan untuk kapasitas kapal tetap dibatasi 50 persen.
"Kapasitas penumpang 50 persen. Tapi dengan situasi PPKM Jepara yang diturunkan ke level 2, animo masyarakat untuk liburan ke Karimunjawa memang cukup tinggi," ujarnya.
Jumlah para wisatawan belum terlalu banyak karena pandemi covid-19, namun Karimunjawa kembali menjadi tempat favorit bagi para pelancong yang ingin mengunjungi tempat wisata.
Pihaknya bersama petugas KSOP Jepara saat ini telah membuka jadwal penyeberangan untuk kapal Express Bahari setiap hari Senin dan Jumat. Kemudian jadwal penyeberangan untuk kapal KM Siginjai setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu.
Sejumlah homestay, resort dan hotel berbintang saat ini telah berbenah guna menyambut datangnya para wisatawan mancanegara maupun domestik.
"Semua fasilitas penunjang di tempat penginapan sudah disiapkan dengan memadai oleh pelaku wisata di Karimunjawa. Yang pasti fasilitas protokol kesehatannya juga dilengkapi dengan baik supaya wisatawan nyaman dan aman pas liburan ke Karimunjawa," jelasnya.
Bagi wisatawan yang kepengin jalan-jalan menikmati pemandangan alam Pulau Karimunjawa, pihaknya telah menyiapkan para pemandu wisata.
"Kita berharap kasus penularan virus covid-19 bisa melandai. Sehingga perekonomian bisa kembali pulih, pariwisata juga bisa bangkit," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya