Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenazah terduga pembakar Polres Dharmasraya diautopsi malam ini

Jenazah terduga pembakar Polres Dharmasraya diautopsi malam ini polres dharmasraya dibakar. ©2017 merdeka.com/chandra

Merdeka.com - Kedua jenazah pelaku terduga pembakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat di autopsi di RS Bhayangkara Kota Padang. Keduanya diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Polda juga telah Sumatra Barat berkoordinasi dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menelusuri potensi keterlibatan jaringan terorisme. Kabid Dokkes Polda Sumbar Danang Pamudji menjelaskan, tim DVI (Disaster Victim Identification) sebelumnya telah melakukan olah TKP di Mapolres Dharmasraya yang juga nyaris terbakar habis.

Di lokasi, tim DVI melakukan pendataan atas luka yang dialami pelaku dan pengambilan sampel DNA yang nantinya akan dicocokkan dengan keluarga pelaku.

"Malam ini juga kami lakukan autopsi, dalam melakukan tindakan tahap post mortem. Dan setelah itu hasilnya kami laporkan secara utuh dan lengkap. Setelah itu, ante-mortem di mana data-data sebelum meninggal," jelas Danang di RS Bhayangkara, Minggu (12/11).

Setelah proses autopsi selesai dilakukan, Tim DVI akan melanjutkan proses pemeriksaan dengan melakukan pencocokan pemeriksaan medik dengan data-data korban lainnya.

Hasil pemeriksaan awal, sejumlah luka memang ditemukan di tubuh pelaku penyerangan, yakni di dada, lengan, dan pelipis. Meski begitu Danang belum bisa memastikan berapa jumlah luka tembak dan apakah seluruh peluru berasal dari anggota kepolisian atau bukan.

Kedua jenazah pelaku penyerangan Mapolres Dharmasraya sebelumnya tiba di RS Bhayangkara Kota Padang pukul 17.30 WIB dan dibawa masuk untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lanjutan.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP