Jenazah Pratu Wahyudi diterbangkan ke rumah duka di Magetan
Merdeka.com - Komandan Korem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi bersama Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto, Bupati Rokan Hilir Suyatno melepas keberangkatan almarhum Pratu Wahyudi yang gugur dalam tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Jenazah Pratu Wahyudi dilepas, Rabu (24/8) sekitar pukul 06.30 WIB di kargo Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. Prajurit Detasemen Rudal ini akan dimakamkan di kampung halamannya di Magetan Jawa Timur, dan mendapatkan kehormatan dari negara dengan kenaikan pangkat satu tingkat.
Nurendi mengatakan, gugurnya Wahyudi merupakan duka mendalam bagi TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia. Karena, satu prajurit telah gugur saat menjalankan tugas.
"Pemadaman kebakaran hutan dan lahan merupakan tugas negara dan kepentingan masyarakat. Oleh sebab itu, sudah tepat intruksi Panglima TNI yang menyatakan Pratu Wahyudi gugur dalam tugas," kata Nurendi.
Nurendi melanjutkan, kejadian ini membuat seluruh instansi, baik Kepolisian, TNI dan Satgas Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau berkabung.
"Kita berduka. Prajurit TNI kita telah gugur dalam melaksanakan tugas. Kita benar-benar mengorbankan semuanya, tidak hanya waktu, tenaga, fisik dan pikiran, melainkan jiwa raga demi tidak terjadinya kebakaran dan asap," kata Nurendi. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya