Jenazah Prada Ginanjar Korban Penembakan KKB Dimakamkan di Kampung Halaman
Merdeka.com - Jenazah Prada Ginanjar, anggota Yonif 400/BR yang meninggal akibat luka tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Selasa, dievakuasi ke Jakarta.
"Dari Jakarta, jenazah langsung dibawa ke Desa Sumanding Wetan, Jawa Barat untuk dimakamkan," kata Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen TNI Suwastyo di Jayapura, Selasa (16/2).
Brigjen TNI Suwastyo yang saat ini sedang berada di Ambon mengatakan bahwa jenazah Prada Ginanjar dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.50 WIB.
Prada Ginanjar meninggal akibat luka tembak di bagian perut saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (15/2) sekitar pukul 08.20 WIT. Prada Ginanjar Arianda yang merupakan anggota Satgas Yonif R 400/BR tertembak saat berada di pos peninjauan Kampung Mamba, Distrik Sugapa.
"Korban terkena luka tembak pada bagian pinggang menembus ke perut," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel Suriastawa, Senin (15/2).
Suriastawa menjelaskan, pasukan TNI dan Polri saat ini sedang memburu KBB. Suriastawa juga menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggal Prada Ginanjar Arianda.
"Saat ini masih dilaksanakan pengejaran oleh tim yang ada di lapangan," ujar dia.
Data Polda Papua selama tahun 2020 terjadi 49 kasus penembakan dan penganiayaan yang menyebabkan tiga anggota TNI terluka dan lima warga sipil terluka. Kasus meninggal dalam baku tembak tercatat tiga anggota TNI dan 10 warga sipil.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya