Jenazah Petugas ATC Antonius Dipindah ke TMP Panaikang
Merdeka.com - Antonius Gunawan Agung (21) dinobatkan sebagai pahlawan penerbangan oleh pemerintah. Makam korban gempa di Palu tersebut kemudian dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar, Minggu (11/11). Sebelumnya korban dimakamkan di Pemakaman Tiong Hoa, Kampung Pannara, Kecamatan Manggala, Makassar, 1 oktober lalu.
Pemakaman ini dilakukan secara militer dalam apel persada yang dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Antonius Gunawan Agung adalah petugas Air Traffic Controller (ATC) yang bertugas di Bandara Mutiara Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah. Petugas ATC muda ini gugur saat menjalankan tugas. Dia memandu pesawat Batik Air lepas landas secara sempurna saat gempa terjadi di Kota Palu, Jumat (28/10).
Saat petugas lainnya sudah berlarian menyelamatkan diri, Antonius tetap bertahan di menara. Usai pesawat Batik Air lepas landas, dia baru melompat dari atas menara dan terjatuh di atas atap gedung sebelah. Nyawanya tidak tertolong, mengembuskan napas terakhir keesokan harinya, 29 Oktober.
Peti jenazah dimasukkan ke liang lahat ditandai dengan satu kali tembakan salvo dari enam prajurit TNI. Disaksikan kedua orang tua almarhum yakni Johannes Thola, (57) dan Anastasia Endang Setiawati, (56) serta sanak keluarga. Juga para taruna dan taruni Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar.
"Antonius adalah pahlawan transportasi udara khususnya udara. Sebagai petugas ATC, almarhum penuh tanggung jawab olehnya saya menyampaikan duka cita yang mendalam sekaligus salut dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Dan terima kasih kepada pemerintah sudah memberikan kesempatan kepada almarhum karena bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," kata Budi Karya.
Karena momen pemindahan makam pahlawan penerbangan ini penting, kata Budi, dia juga membawa seribu siswa atau taruna transportasi yang ada di Makassar dengan tujuan agar mereka tahu bahwa bertugas sebagai elemen transportasi itu bukan pekerjaan yang ringan dan gampang, mengutamakan nyawa orang banyak karena transportasi memiliki suatu filosofi yakni keselamatan adalah utama.
"Saya berharap pengorbanan dari Antonius yang disemaikan, dimakamkan di taman makam pahlawan ini menjadi simbol bagi kami semuanya, bagi adik-adik yang masih sekolah bahwa kita harus lebih memperhatikan safety," ujarnya.
Sementara Johannes Thola mengatakan semoga putranya mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. "Almarhum meninggalkan kesan amat dalam, memberikan keselamatan bagi orang banyak. Pilihan hidupnya memberikan kehidupan bagi yang lain. Beristirahatlah, berbaring di makam pusara Ibu Pertiwi, penghormatan sangat tinggi dari negara," kata Johannes Thola.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya