Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenazah Pasien Covid-19 RSUD dr Moewardi Dimakamkan di Wonogiri

Jenazah Pasien Covid-19 RSUD dr Moewardi Dimakamkan di Wonogiri Ilustrasi makam. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Jenazah pasien yang dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19 langsung dimakamkan di kampung halamannya, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (18/3) malam. Proses pemakaman dilakukan oleh tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo, tanpa disemayamkan di rumah duka.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, membenarkan korban yang terjangkit virus Covid-19 tersebut merupakan warganya. Pasien meninggal di RSUD dr Moewardi pukul 18.00 kemarin.

"Iya, yang meninggal itu warga kami. Pemakaman dilakukan sesuai SOP (standar operasional prosedur) Kemenag (Kementerian Agama)," ujar pria yang akrab disapa Jekek itu.

Menurut dia, pemakaman dilakukan secara tertutup dan masyarakat tidak diperkenankan melayat atau mengantarkan jenazah. Sesuai SOP, lokasi makam minimal berjarak 50 meter dari sumber air tanah untuk konsumsi warga. Kemudian minimal berjarak 500 meter dari pemukiman. Kedalaman penguburan minimal 1,5 meter dan ditutup dengan tanah setinggi 1 meter.

Jekek menyampaikan, pemakaman dilakukan dengan prosedur khusus untuk meminimalisasi penyebaran dan penularan. Menurut bupati, pasien yang meninggal tersebut berjenis kelamin wanita dan berusia 49 tahun. Berdasarkan hasil tracking yang dilakukan, pasien pernah bepergian ke Bogor bersama dengan pasien positif Corona yang meninggal sebelumnya di RSUD dr Moewardi.

"Mereka satu rombongan, sama-sama mengikuti seminar di Bogor pada 25-28 Februari 2020," katanya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan meninggalnya seorang pasien setelah menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Moewardi Solo, Rabu (18/3). Hasil laboratorium Kementerian Kesehatan, pasien meninggal akibat positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19.

"Pasien meninggal sebelumnya dirawat selama dua hari. Dia memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif Corona kasus pertama yang meninggal di RS MOEWARDI Solo," kata Ganjar Pranowo, Rabu (18/3).

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP