Jenazah nenek penuh luka terapung di Sungai Serinjing Kediri
Merdeka.com - Warga di sekitaran Sungai Serinjing Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri digegerkan dengan sesosok mayat perempuan tua ditemukan mengambang, Rabu kemarin. Saat diangkat ke permukaan dari tubuh korban ini ditemukan banyak luka.
Siswanto, Ketua RT setempat mengaku, jenazah ditemukan oleh warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Jenazah dalam keadaan mengambang di sebelah utara DAM sungai.
"Terdapat sejumlah luka di tubuh korban. Ada di kepala dan bagian perutnya," kata Siswanto kepada wartawan.
Penemuan jenazah ini oleh warga kemudian dilaporkan ke Polsek Papar. Anggota Polsek Papar bersama Tim Identifikasi Polres Kabupaten Kedir tiba di lokasi. Bersama masyarakat, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dari sungai.
Berdasarkan hasil identifikasi kepolisian, jenazah bernama Munirah (71) warga Dusun Tangkilan, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul. Korban diduga hanyut oleh arus Sungai Serinjing yang mengalir ke Sungai Brantas.
"Terdapat luka-luka lecet di tubuh korban. Diduga akibat terbentur bebatuan sungai saat hanyut. Kemungkinan korban terjatuh ke sungai akibat terpeleset," beber Kapolsek Papar, AKP Jufri W.
Sumber merdeka.com menyebutlan korban merupakan penjual ayam yang tinggal sebatang kara di sebuah rumah di Dusun Tangkilan. Dan sehari-hari memiliki kebiasaan pergi ke sungai untuk mencuci sangkar ayam.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya