Jenazah Doni ditemukan terjepit di bebatuan dasar sungai
Merdeka.com - Polisi menyelidiki penyebab tenggelamnya Doni (14) warga Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, di Sungai Jumenang. Dua teman korban Sandy (14) dan Ujang (14), menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolsek Bangsal.
Kapolsek Bangsal AKP Suparmin mengatakan, Jenazah korban berhasil dievakuasi dari bebatuan dasar sungai, Rabu (2/8) sekitar jam 14.30 WIB. Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya berhasil mengangkat korban dari dasar sungai setelah melakukan pencarian sekitar 10 jam.
"Mulai kemarin pencarian, korban ditemukan setelah 25 jam tenggelam (Selasa, 1/8) kemarin. Ini berkat doa seluruh komponen masyarakat, juga bantuan dari tim sukarelawan, PMI, dan tim Basarnas Surabaya," kata Suparmin, Rabu (2/8).
Terkait penyebab tenggelamnya korban, polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dua teman korban. Keduanya teman korban yang bersama sama bermain di sungai Jumeneng sebelum korban akhirnya tenggelam.
"Tenggelamnya sekitar jam 14.00 WIB, tapi kenapa saksi tidak langsung memberitahu keluarga korban atau warga lainya. Baju korban juga ditemukan di tempat jauh dari lokasi kejadian," jelas Suparmin.
Pencarian jenazah korban yang dilakukan tim Basarnas Surabaya, dibantu sukarelawan dan masyarakat, berlangsung lama. Ini karena sungai lokasi tenggelamnya korban kedalamannya mencapai 5 meter dan banyak bebatuan besar di dalamnya.
"Tadi kita sempat kelihatan korban, namun kondisinya terjepit bebatuan di dasar sungai. Lalu kita melakukan penyelaman, dan berhasil mengangkat jenazah korban dari dasar sungai," terang Ainul, tim Basarnas Surabaya, usai evakuasi korban. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya