Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenazah Bripka Taufik akan dimakamkan di Purwakarta

Jenazah Bripka Taufik akan dimakamkan di Purwakarta Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Anggota Polsek Senen, Bripka Taufik ditemukan tewas mengapung di Kali Banjir, Kanal Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Bripka Taufik sebelumnya dilaporkan hilang usai menggerebek rumah bandar narkoba di Berlan, Jakarta Timur.

Dari pantauan Merdeka.com, pihak keluarga sedang menunggu jenazah Bripka Taufik yang sedang dibawa dari Rumah Sakit Kramat Jati menuju kediamannya di Asrama Polri, Jalan Kran RT 09/09 Nomor 21, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kami sedang menunggu pak Taufik dari rumah sakit Kramat Jati," ucap kakak Bripka Taufik, Gunawan.

Menurut dia, Bripka Taufik akan disemanyamkan di kampung halamannya di Purwakarta, pada Kamis (21/1).

"Pak Taufik akan dibawa malam ini dan akan disemanyamkan Kamis (21/1) pagi di Purwakarta. Jalan insiyur haji Juanda Rt 05/01 Desa Jatiluhur Kecamatan jatiluhur, purwakarta, Jawa Barat," tandasnya.

Sayang istri Bripka Taufik, Ratna Dewi Komala belum mau bicara banyak terkait kematian suaminya itu. "Maaf ya mba belum bisa ngobrol dulu,masih terpukul," kata dia.

Sebelumnya, seorang polisi dan seorang informan (cepu) dikabarkan hilang usai menggerebek rumah bandar narkoba di Berlan, Jakarta Timur. Tidak hanya itu, seorang anggota polisi juga dibacok oleh warga saat penggerebekan tersebut.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo mengatakan pada pukul 16.00 WIB dilakukan penggerebekan bandar narkoba oleh 4 anggota Polsek Senen pimpinan Iptu Bowo dan dua orang informan (cepu). Penggerebekan dilakukan di RT 12/04 Kelurahan Kebon Manggis Berlan Jakarta Timur, tepatnya samping Komplek Denzipur pinggir Kali Ciliwung .

"Kegiatan penggerebekan tersebut merupakan hasil pengembangan. Kemudian ke 6 orang tersebut meluncur ke TKP di RT 12/04 Kel Kebon Manggis Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Tepatnya di luar pagar Kesatriaan belakang YonZikon 11 pinggir kali. Pada saat dilakukan penggerebekan saat mendobrak pintu, didapat 3 orang di dalam," ujar Kapolres, Senin (18/1).

Menurut Kapolres, pada saat akan melaksanakan pemeriksaan terhadap 3 orang yang diduga bandar, tiba-tiba salah satu orang berteriak minta tolong. Sehingga mengundang teman-teman mereka yang tinggal tidak jauh berdatangan kurang lebih 15 orang sambil membawa parang dan golok.

"Sehingga pemeriksaan tidak jadi dilaksanakan dan tersangka dilepaskan, dan tiba-tiba salah satu warga membacok Iptu Bowo mengenai punggung bagian belakang dan 2 orang atas nama Bripka Topik dan seorang cepu atas nama Sibe loncat menyebur ke Kali Ciliwung untuk menghindari serangan dari warga," ujar Kapolres.

Seketika itu juga massa lari membubarkan diri dan Iptu Bowo ditolong oleh anggotanya. Iptu Bowo lalu dibawa ke RSCM untuk mendapat perawatan.

"Sampai dengan sekarang Bripka Topik dan Sibe yang lompat ke kali belum ditemukan. Sementara Rumah yang dijadikan tempat bandar narkoba dan 6 rumah di polis line. Hasil dari barang penggerebekan tersebut 2 bong alat isap diamankan oleh aparat kepolisian," imbuhnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP