Merdeka.com tersedia di Google Play


Jemput cewek di lokalisasi, Sugeng dikeroyok hingga kritis

Reporter : Parwito | Rabu, 27 Februari 2013 03:08


Jemput cewek di lokalisasi, Sugeng dikeroyok hingga kritis
Ilustrasi tindak kriminal. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Nasib nahas menimpa Sugeng Wibowo (27) warga Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Saat sedang menjemput Eva, cewek kenalan barunya di lokalisasi Gambilangu, Sumberejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal Sugeng dikeroyok oleh empat orang pemuda yang dalam kondisi mabuk.

Akibat pengeroyokan itu, Sugeng harus menjalani perawatan di RS Adhyatama Kota Semarang. Sugeng mengalami luka parah pada bagian punggung karena tusukan, serta luka memar di sekujur tubuhnya akibat dikeroyok oleh keempat pemuda yang berhasil melarikan diri itu.

Kejadian bermula ketika korban berkenalan dengan Eva seminggu yang lalu. Eva diduga sebagai penghuni lokalisasi Gambirlangu yang dikenal orang dengan nama 'GBL' itu. Perkenalan mereka terjadi di sebuah terminal di perbatasan Mangkang, Kota Semarang dan Sumberejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

"Sebelumnya adik saya bertemu dengan perempuan yang mengaku bernama Eva di perbatasan Mangkang Kendal. Perempuan tersebut minta diantarkan ke Karanganyar Semarang, kebetulan adik saya bekerja di Semarang," ungkap kakak korban Kusdiono (34) kepada merdeka.com Selasa (26/2).

Usai berkenalan, korban dan Eva sering berhubungan melalui telepon. Kemudian pada Selasa (26/02) siang Eva meminta korban menjemput di tempat kosnya di Sumberejo, Gambilangu, Kabupaten Kendal yang merupakan lokalisasi.

"Korban tidak tahu kalau alamat yang dikasih perempuan adalah komplek lokalisasi. Saat melihat perempuan kenalannya ada di depan sebuah rumah, adik saya mencoba menghampiri. Namun tiba-tiba empat orang mendekati dan mengeroyoknya," jelas Kusdiono.

Korban yang masih mengenakan helm, dikeroyok empat orang yang tidak dikenalnya. Korban Sugeng bahkan diinjak, juga dipukul menggunakan parang serta pisau. Korban yang tidak berdaya akibat dikeroyok langsung roboh usai salah satu pelaku menusuk punggung korban.

Ardi Nugroho (26) warga sekitar mengatakan melihat korban sudah terkapar. "Saya hanya mendengar korban meminta tolong, setelah saya lihat sudah tergeletak bersimbah darah," katanya.

Korban yang sudah dalam kondisi kritis itu, lantas ditolong oleh beberapa warga sekitar lokalisasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara, keempat pelaku yang diduga mabuk itu berhasil melarikan diri dengan mengendarai dua sepeda motor dan berboncengan.

Polisi yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung memintai keterangan sejumlah saksi kejadian. Petugas polisi masih memburu pelaku, yang sudah diketahui identitasnya oleh polisi.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Penganiayaan

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Penganiayaan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Penganiayaan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Pengelolaan air di rusunawa tumpang tindih, warga kesulitan
  • Anas sebut SBY cocok jadi cawapres Jokowi, Prabowo dan Ical
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terima penghargaan di London
  • Honda CBR150R lokal mengaspal Oktober 2014?
  • Dibilang gendut, ini tanggapan Demi Lovato!
  • BI haramkan batas minimum transaksi uang elektronik
  • Gemini, kisah kebersamaan yang tak lekang oleh apapun
  • Eksekutor pembunuh pasutri kaya di Bandung dibayar Rp 50 juta
  • Utang antara 2 Tersangka, motif pembunuhan pasutri kaya Bandung
  • Gara-gara bobol pulsa, pelajar SMK dipenjara 8 tahun
  • SHOW MORE