Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang puasa, Polda Jatim bekuk 88 bandit

Jelang puasa, Polda Jatim bekuk 88 bandit Perampok. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Jelang puasa Ramadhan tahun 2012, jajaran Polda Jawa Timur membekuk 88 tersangka kejahatan. Tiga di antaranya dihadiahi timah panas oleh petugas.

Dari 88 tersangka itu, polisi juga berhasil menyita 33 barang bukti berupa sepeda motor, mobil, celurit dan gunting besar. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Hilman Thayib, Selasa (26/6).

Menurut perwira dengan tiga melati di pundak ini, keberhasilan anggota jajaran Polda Jawa Timur ini, merupakan hasil total laporan yaitu 60 LP (laporan polisi).

"Dari para pelaku itu, tiga di antaranya ditembak petugas karena melawan. Hanya tertembak saja, pelaku tidak ada yang meninggal," kata Hilman meyakinkan.

Dalam evaluasi ungkap itu, Hilman yang didampingi Direskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Agus K Sutisna menegaskan, pengungkapan kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Timur itu, 42 LP diungkap oleh jajaran Polrestabes Surabaya dengan jumlah pelaku 65 orang.

"Sebanyak 32 barang bukti berupa kendaraan hasil ranmor, celurit dan linggis juga berhasil diamankan Polrestabes Surabaya," katanya.

Sedangkan Polres Gresik, lanjut dia, menangkap enam pelaku dengan tiga barang bukti sepeda motor serta 102 batang besi dari enam LP.

"Sementara yang diungkap oleh Polres Sidoarjo, tercatat dari dua LP, lima pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti satu unit mobil Xenia. Untuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tiga pelaku ranmor dan dari 10 LP, 12 pelaku termasuk dengan barang bukti clurit berhasil diamankan."

Lebih lanjut Hilman menjelaskan, hasil evaluasi itu sudah menunjukkan kenaikkan dalam pengungkapan kasus. Meski tidak dirinci secara detail, mantan Kapolres Banjarmasin ini tetap optimis, angka kejahatan yang terjadi di Jawa Timur, baik jelang puasa maupun lebaran nanti bisa ditekan.

Untuk itu, pihaknya berharap peran serta masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke pihak kepolisian.

Selain itu, masyarakat juga harus lebih ekstra hati-hati dan selalu waspada. "Sebab, aksi kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja," imbaunya. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP