Jelang pilkada, tempat hiburan malam di Solo diminta tutup
Merdeka.com - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meminta kepada seluruh tempat rekreasi dan hiburan umum (URHU) tutup sementara. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Eny Tyasni Suzana mengatakan, penutupan sementara dilakukan guna mengantisipasi kejadian tidak diinginkan selama proses Pilkada berlangsung.
"Penutupan sementara ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, agar kondisi di Solo tetap aman," kata Eny, Selasa (8/12).
Eny menambahkan, penutupan tempat hiburan dimaksud tersebut hanya diberlakukan pada para pelaku usaha karaoke. Penutupan berlaku mulai Selasa (8/12), sejak pukul 18.00 WIB.
"Untuk rumah makan, restoran dan usaha di bidang makanan tetap diizinkan untuk buka. Pembukaan operasi kembali dimulai setelah proses Pilkada selesai," ujar Eny.
Selama penutupan sementara, kata Eny, tempat hiburan malam itu tetap akan dipantau dan diawasi polisi. Hal itu dilakukan buat mencegah kemungkinan pelaku usaha tempat hiburan beroperasi menjelang pelaksanaan Pilkada.
Kasat Intel Polresta Solo, Kompol Giyono menambahkan, jika selama pemantauan terdapat pelaku usaha hiburan malam yang beroperasi, dia menjanjikan memberikan sanksi tegas kepada mereka.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait demi lancarnya proses Pilkada di Solo," ujar Giyono.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya