Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang Pilkada Aceh, Pangdam minta warga serahkan senjata api ilegal

Jelang Pilkada Aceh, Pangdam minta warga serahkan senjata api ilegal senjata rakitan. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menjelang pemilihan kepala daerah, Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman punya pesan khusus pada warga Aceh. Bagi yang masih menyimpan senjata api agar segera diserahkan kepada pihak keamanan.

Jenderal bintang dua ini mengingatkan pentingnya menghilangkan peredaran senjata api illegal. Salah satunya agar pelaksanaan Pilkada serentak di Aceh bisa berjalan baik dan aman.

"Pilkada ini bukan perang dengan senjata, ini kan perang dengan program. Siapa yang programnya bagus, masyarakat memahaminya, pasti dipilih. Bukan dengan senjata. Itu (penggunaan senjata) bahkan akan menjadi kontraproduktif nantinya," kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman di Banda Aceh, Rabu (11/1).

Pangdam khawatir ada kelompok yang melakukan kegaduhan saat Pilkada, sehingga bisa tercipta situasi tidak kondusif di Aceh. Karena itu pihaknya mengingatkan warga yang masih menyimpan senjata api agar segera diserahkan.

"Bagi yang masih memiliki senjata api segera diserahkan kepada aparat keamanan karena hal tersebut melanggar undang-undang, jangan sampai disalahgunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan," tutur Pangdam.

Pangdam mengajak kepada seluruh komponen yang terlibat langsung dalam pesta rakyat Pilkada Aceh 2017 maupun yang tidak terlibat secara langsung agar bahu-membahu menjaga kondisi yang telah kondusif ini. Tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat Aceh.

"Kita semua harus sepakat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, ini juga merupakan kepentingan pasangan calon, para simpatisan, dan tim sukses. Jika keadaan aman dan kondusif, maka program-program pasangan calon dapat dilaksanakan. Kemudian juga tentunya masyarakat tidak was-was dan tidak khawatir, itu yang harus digalakkan oleh seluruh elemen," jelasnya.

Panglima menjamin pelaksanaan pengamanan Pilkada Aceh 2017 nanti akan dilakukan secara maksimal. Kodam Iskandar Muda sudah mempersiapkannya dan akan dibahas dalam apel komandan satuan (Dansat) yang akan dilaksanakan selama dua hari di daerah Takengon, Aceh Tengah pada tanggal 12-13 Januari 2016.

"Di situ untuk membahas rencana kontijensi, kenapa? agar semua satu pola pikir, satu pola tindak, dan satu pola sikap. Jadi pengamanan akan lebih efektif dan efisien," tegas Pangdam. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP