Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang pendaftaran Ahok-Djarot, pengamanan KPU diperketat

Jelang pendaftaran Ahok-Djarot, pengamanan KPU diperketat Polisi berjaga di KPU DKI. ©2016 Merdeka.com/Tsana Garini Sudradjat

Merdeka.com - KPU DKI Jakarta mulai hari ini membuka pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan 2017 mendatang. Sebanyak 360 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat mengamankan KPU DKI Jakarta menyusul adanya aksi long march dari Taman Ismail Marzuki (TIM) ke KPUD DKI dilakukan Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta (AGSJ).

"Ada agenda demo, kita fokus ke KPUD. Elemen masyarakat memberitahukan ke Polda, masih didalami intelijen. Mudah-mudahan bisa berjalan aman," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono di Kantor KPU DKI, Rabu (21/9).

Dwiyono pun mengimbau kepada pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang rencananya melakukan pendaftaran siang ini tidak terlalu banyak datang ke kantor KPU DKI. Imbauan ini dilakukan untuk menghindari kemacetan.

"Imbauan tidak bawa massa terlalu banyak, sesuai kesepakatan supaya aman, lancar, terkendali. KPUD tidak terlalu luas, kalau ada massa besar akan memacetkan, mengganggu masyarakat," katanya.

Kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi dampak membludaknya pendukung dan aksi demonstrasi di KPU DKI. "Tapi penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional," kata dia.

Pantauan merdeka.com di lokasi, baracuda dan water canon sudah disiagakan di depan kantor KPUD DKI. Sejumlah pasukan baik dari kepolisian, Dishub dan Satpol PP, telah mengatur lalu lintas sejak pagi hari.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP