Jelang Natal, Anggota DPR Minta Operasi Militer di Papua Dihentikan
Merdeka.com - Anggota Komisi II DPR RI Willem Wandik menyinggung soal operasi militer yang menurut dia masih terjadi di wilayah Papua. Salah satunya di Kabupaten Nduga.
Dalam pernyataan yang dia sampaikan melalui interupsi di rapat paripurna DPR, Willem meminta agar pasukan TNI/Polri ditarik dari sejumlah daerah di Papua. Mengingat tak lama lagi umat Kristen di Papua akan merayakan Natal.
"Atas nama Pancasila, sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, meminta untuk menghentikan operasi militer, peningkatan personel militer di Nduga, Intan Jaya," kata dia, dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (17/12).
Anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan, masa mendekati perayaan Natal merupakan momen sakral bagi bagi masyarakat Papua. Setiap umat Kristen tengah menyiapkan diri menyambutnya.
"Dengan suka cita menyambut ibadah dan Perayaan natal yang merupakan momentum sakral umat Kristen di tanah Papua," ungkapnya.
Karena itu, sangat bertolak belakang jika momen Natal yang seharusnya disambut dengan penuh sukacita, justru dijalani dalam suasana penuh ketakutan.
"Yang seharusnya dirayakan dengan penuh sukacita, penuh kasih, justru ditanyakan dalam suasana penuh ketakutan," tandasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya