Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang kunjungan Jokowi ke Manahan, Pemkot Solo tertibkan PKL

Jelang kunjungan Jokowi ke Manahan, Pemkot Solo tertibkan PKL Ilustrasi Pedagang Kaki Lima. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kota Solo akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan, 10-13 Agustus mendatang.

Atas rencana kedatangan mantan Wali Kota Solo tersebut, pemerintah kota setempat meminta pedagang kaki lima (PKL) shelter Manahan mengembalikan bangunan seperti semula, tanpa tambahan apapun. Dinas Pengelola Pasar memberikan batas waktu pengembalian kondisi shelter paling lambat Jumat (29/7) besok.

"Kondisi shelter Manahan saat ini, banyak pedagang yang menambah bangunan shelter menggunakan berbagai atribut. Bahkan ada beberapa yang digunakan sebagai hunian, jadinya kumuh. Ada pedagang yang mencuci pakaian, menjemur, dan tidur di shelter. Shelter menjadi tempat tinggal," kata Subagiyo, Kamis (28/7).

Subagiyo mengaku telah mengumpulkan pedagang shelter Manahan sebagai upaya pembinaan sekaligus penataan.

"Kami minta seluruh PKL yang menempati shelter, mengembalikan bangunan sesuai ketentuan Pemkot. Tidak ada tambahan yang dibuat, baik di depan maupun belakang shelter," ujar Subagiyo.

Tak hanya itu. Subagiyo juga meminta pengembalian fungsi jalur pejalan kaku yang kini dimanfaatkan pedagang menggelar dagangan. Penataan dilakukan mengingat Stadion Manahan akan digunakan untuk pusat peringatan Hakteknas. Kegiatan tersebut, kata dia, akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan menteri Kabinet Kerja.

"Saya tidak ingin kawasan pusat kuliner di Stadion Manahan yang ditata era Wali Kota Joko Widodo itu terkesan kumuh dan semrawut," tutup Subagiyo. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP