Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang kemarau, warga Aceh diminta waspada kebakaran

Jelang kemarau, warga Aceh diminta waspada kebakaran Ilustrasi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pada akhir Februari 2016, Aceh memasuki musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh meminta warga mewaspadai terjadinya kebakaran.

Kasi Data dan Informasi (Datin) BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Zakaria, mengingatkan warga tidak membakar perkebunan atau hutan, terutama lahan gambut, buat membuka lahan baru. Selain itu, BMKG meminta supaya masyarakat setempat berhati-hati saat meninggalkan rumah, karena juga rentan terjadi kebakaran.

"Kepada pemerintah yang berkompeten supaya betul-betul menjaga dan memberi sangsi kepada yang membakar hutan," kata Zakaria, di Banda Aceh, Kamis (25/2).

Menurut Zakaria, pergerakan semu matahari sangat berpengaruh terhadap musim di Indonesia, khususnya di Aceh. Ketika matahari berada di Bumi Belahan Selatan (BBS), sekitar September, Aceh memasuki musim hujan. Sedangkan selama Februari sudah mulai beralih ke musim kemarau.

Dari pergerakan bumi itu, ujar Zakaria, sebagian Aceh sekarang sudah memasuki musim kemarau. Antara lain Sabang, Banda Aceh, sebagian Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

"Untuk daerah barat selatan Aceh dan bagian Tengah Aceh merupakan daerah non zoom, di mana daerah ini setiap bulan ada hujan, walau tidak seperti bulan-bulan musim penghujan," ujar Zakaria.

Masuknya musim kemarau di Aceh terlihat dari beberapa indikator pemantauan cuaca. Seperti suhu udara lapisan atas terjadi peningkatan, berpengaruh terhadap turunnya persentase uap air di udara (RH). Nilai RH lapisan atas antara 40-60 persen.

Sementara arah angin diperkirakan bertiup dari timur laut hingga timur dengan kecepatan antara 5 sampai dengan 50 kilometer per jam. Daerah dengan kecepatan angin tertinggi ada pada sebelah barat dan utara Sabang.

Maka gelombang laut diperkirakan pesisir utara-timur dan barat selatan Aceh antara 0,5 sampai dengan 1,25 meter. Kecuali laut bagian barat dan utara Sabang, serta laut bagian selatan dan barat Simeulue, dengan ketinggian gelombang mencapai 1 sampai 2,5 meter. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP