Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang groundbreaking, pembebasan lahan Bandara Yogyakarta baru 91 %

Jelang groundbreaking, pembebasan lahan Bandara Yogyakarta baru 91 % Menhub Budi Karya cek pembangunan Bandara Kulon Progo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Proses peletakan batu pertama Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut rencana peletakan batu pertama akan dilaksanakan pada akhir Januari.

Meskipun rencana peletakan batu pertama tinggal menghitung hari namun pembebasan lahan Bandara NYIA belum 100 persen. Saat ini, pembebasan tanah untuk pembangunan Bandara NYIA baru mencapai 91 persen.

"Sisa 9 persennya (lahan yang belum dibebaskan) nanti untuk fasilitas umum, fasilitas sosial. Antara apron dan terminal," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Danang S Baskoro saat ditemui di Satuan Radar Congot Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Sabtu (21/1).

Meskipun belum 100 persen pembebasan tanah untuk pembangunan Bandara NYIA, Danang mengatakan bahwa peletakan batu pertama tetap akan dilaksanakan pada akhir Januari. Pasalnya, lahan yang belum dibebaskan sedang proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Wates, Kulon Progo.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Publik. Uang ganti rugi tanah bakal dikonsinyasikan di Pengadilan. Mengingat, ada puluhan warga terdampak rencana pembangunan bandara yang mengajukan gugatan di pengadilan," terang Danang.

Danang menuturkan bahwa tanah yang dikonsinyasi atau uangnya dititipkan ke Pengadilan, tanahnya bisa dikosongkan langsung. Secara umum, kata Danang, persiapan untuk peletakkan batu pertama sudah siap.

Manajer Proyek Pembangunan Bandara Kulonprogo PT Angkasa Pura I, Sujiastono menambahkan bahwa konsinyasi pembebasan lahan di pengadilan sekaligus pelepasan hak milik tanah. Setelah pelepasan hak milik tanah kemudian bisa dilakukan pengosongan untuk proses pembangunan bandara.

"Konsinyasi itu sekaligus pelepasan hak milik tanah. Apalagi ini untuk kepentingan umum yaitu pembangunan Bandara," tukas Sujiastono.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meninjau lokasi groundbreaking pembangunan bandara di Satuan Radar Congot Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo. Menteri Budi bersama PT Angkasa Pura juga telah bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X membahas pembangunan bandara NYIA tersebut.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP