Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang eksekusi, Mary Jane temui sang ibu dengan tangan terborgol

Jelang eksekusi, Mary Jane temui sang ibu dengan tangan terborgol Mary Jane. ©AFP PHOTO/SURYO WIBOWO

Merdeka.com - Mary Jane terpidana mati kasus narkoba asal Filipina dalam kondisi yang sangat buruk. Mary Jane tangannya diborgol pada saat bertemu keluarganya.

"Saya berharap bisa bertemu Mary terakhir kalinya karena saya juga dipersulit menemui anak saya," kata Cecilia Velosso Ibunda Mary Jane di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27/4).

Menurut dia, Mary Jane tidak merasa khawatir dalam menjelang eksekusi mati. Akan tetapi, keluarga sangat sedih ditinggalkan Mary yang mempunyai kedua anak berusia masih kecil.

"Kepada pak Presiden Jokowi, tolong dengarkan saya. Saya meminta agar anak saya, Mary Jane diampuni. Tolong dengarkan kami. Berilah grasi kepada Mary Jane. Sebab Mary Jane tidak bersalah. Tolong diperhatikan khusus. Kami berharap agar keputusan itu bisa dirundingkan kembali. Kami akan membalas kebaikan yang anda lakukan," katanya.

Dia menceritakan, saat bertemu dengan anaknya, Mary Jane dalam kondisi tangan terborgol. Padahal, Mary dalam kondisi sudah tidak berdaya dan tidak mungkin melawan.

"Kedua anaknya sangat membutuhkan kasih sayang Mary Jane. Lagipula, Mary Jane hanya orang bodoh yang ditipu oleh Kristina, perekrut tenaga kerja sesama warga Filipina," tukasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP