Jelang dieksekusi mati, kondisi mental Rodrigo asal Brazil terganggu
Merdeka.com - Jelang dieksekusi mati, kondisi kesehatan Rodrigo Gularte asal Brazil dikabarkan sangat memprihatinkan. Memburuknya kondisi mental Rodrigo Gularte tersebut disampaikan seorang kerabatnya usai menjenguk di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Besi Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah, Selasa (24/2).
"Saat kami menjenguk dia bercerita hal yang aneh. Dalam pikirannya dia punya kapal. Dan dia mendengar suara-suara yang sedang membicarakan kucing. Semua ceritanya terdengar aneh dan tidak masuk akal," ujar sepupu Rodrigo Gularte, Marlice Gularte.
Marlice datang menjenguk Rodrigo bersama ibunda Rodrigo, Clarrice Gularte dan sepupunya Angelita Muxfeldt Gularte. Sebelumnya, Angelita sempat menemui beberapa aktivis HAM di Jakarta untuk mencari dukungan agar saudaranya tidak di hukum mati.

Rodrigo sendiri ditangkap pada tahun 2004 karena membawa heroin seberat 6 ribu gram yang disembunyikan di papan seluncur. Dia divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang dan grasinya pernah ditolak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Rodrigo Gularte berasal dari Curitiba Brazil dan ditahan pada tahun 2004 bersama dua warga Brazil yang menjadi kurir dan membawa masuk kokain ke Indonesia. Dia dipindahkan dari LP Tangerang ke LP di Pulau Nusakambangan, tujuh tahun silam. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya