Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang Asian Games, kebakaran hutan di Riau terus terjadi

Jelang Asian Games, kebakaran hutan di Riau terus terjadi Helikopter BNPB padamkan kebakaran hutan di Ogan Komering Ilir. ©AFP PHOTO/Abdul Qodir

Merdeka.com - Menjelang perhelatan Asian Games, kebakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi. Dalam beberapa hari belakangan, titik api terpantau terus terjadi.

Hari ini ada 12 titik api yang muncul akibat kebakaran. Untuk itu, BPBD Riau bersama satuan tugas kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau mengerahkan empat unit helikopter guna mengatasi titik-titik api yang menyebar di wilayah pesisir.

Keempat helikopter diterbangkan untuk membantu proses pemadaman melalui operasi pengeboman air atau waterbombing tersebut terdiri dari Bell 214, MI-171 dan dua unit Kamov.

"Empat helikopter diterbangkan ke daerah yang terjadi kebakaran, yakni di Rokan Hilir dan Kandis, Kabupaten Siak," ujar Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Senin (13/8).

Dikatakannya, untuk di Rokan Hilir, operasi pemadaman menggunakan helikopter berkapasitas maksimal 5 ton air di Kecamatan Bangko. Sementara di Kabupaten Siak, helikopter yang memperkuat penanggulangan di Kecamatan Kandis.

Operasi pemadaman melalui udara telah berlangsung sejak akhir pekan kemarin, ketika BMKG mulai mendeteksi munculnya titik-titik panas di pesisir Riau.

"Hari ini tim melakukan pendinginan, karena mayoritas lahan gambut, perlu kita lakukan pendinginan secara maksimal," kata Edwar.

Menurut Edwar, upaya penanggulangan Karhutla di Riau yang dilakukan Satgas akan berlangsung secara maksimal. BMKG Stasiun Pekanbaru memprediksi sebagian besar daerah Riau saat ini dalam status mudah hingga sangat mudah terbakar menyusul penurunan curah hujan dalam sepekan terakhir.

"Prakiraan BMKG potensi terjadinya Karhutla mudah, hingga sangat mudah terbakar di sebagian besar daerah Riau. Ini diantisipasi," kata Analis BMKG Pekanbaru, Bibin.

Menurut Bibin, hari ini terdeteksi sebanyak 19 titik panas yang menyebar di empat kabupaten di Provinsi Riau. Titik panas terbanyak masih terpantau di Kabupaten Rokan Hilir dengan delapan titik, Bengkalis enam titik, Siak empat titik dan satu titik di Rokan Hulu.

"Dari 19 titik panas tersebut,12 titik lainnya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat adanya Kahutla. Empat titik api masing-masing merata di Bengkalis, Rokan Hilir dan Siak," ujarnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP