Jejak cinta Soekarno dan Inggit di Jl Ciateul Bandung

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 14 Februari 2013 11:18




Jejak cinta Soekarno dan Inggit di Jl Ciateul Bandung
rumah Inggit Garnasih . ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Rumah dengan gaya tempo doeloe di Jl Ciateul, Bandung itu masih terlihat asri. Di rumah inilah Soekarno dan Inggit Garnasih memadu kasih saat pertama berumah tangga tahun 1923. Rumah bercat putih ini kaya akan sejarah.

Merdeka.com mengunjungi rumah Inggit Garnasih pada Kamis (14/2) kemarin. Tak sulit menemukan rumah Inggit. Letaknya tak begitu jauh dari terminal Kebon Kalapa, sedikit masuk dalam jalan kecil.

Juru Kunci Rumah Inggit garnasih, Jajang Ruchiyat, menerima merdeka.com. Dia menjelaskan rumah ini tak banyak berubah semenjak dulu. Renovasi dilakukan tanpa mengubah bentuk asli.

"Hanya dulu ini rumah panggung, kalau sekarang dipermanenkan," kata Jajang.



Rumah dibagi ke dalam enam ruangan, yakni ruang duduk, ruang tamu, ruang belajar, ruang tengah, dan kamar. Ada juga ruang tempat pembuatan bedak, ruang serba guna serta dapur terpisah di belakang rumah. Setelah cerai dari Soekarno tahun 1943, Inggit menghidupi dirinya dengan berjualan bedak.

Di dalam rumah bersejarah tersebut dipajang foto-foto semasa hidup, surat nikah istri kedua Soekarno ini.

Di rumah ini pulalah para pelopor kemerdekaan dulu sering berkumpul dan berdiskusi menyatukan cita untuk persiapan kemerdekaan Indonesia. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 1927 yang bertujuan meraih kemerdekaan sepenuhnya bagi Bangsa Indonesia.

Di tempat ini pula Soekarno semakin mengasah keahliannya berorasi. Pidato-pidatonya di depan massa semakin berapi-api dan kian terang- terangan membangunkan kesadaran rakyat untuk menggulingkan kekuasaan kolonial lalu memerdekakan diri.

Karena dianggap berbahaya, Soekarno dibui di Penjara Banceuy. Akhirnya Soekarno pun dibuang ke Flores dan Bengkulu. Inggit setia menemani. Di Bengkulu lah Soekarno jatuh cinta pada Fatmawati, yang akhirnya membuat Inggit dan Soekarno bercerai.

Inggit kembali ke rumahnya. Perjalanan hidup Inggit dilakukan seorang diri dengan membuat bedak dan jamu. Inggit yang usianya terus bertambah selalu dijadikan panutan bagi teman-temannya.

Inggit wafat, di usianya ke 96. Rumah bersejarah itupun sempat diwariskan ke putrinya Ratna Juami pada 1995. Pada Bulan Desember 2010, Rumah Bersejarah Inggit Garnasih, resmi menjadi Bangunan Cagar Budaya setelah diserahkan oleh keluarga untuk dipelihara sebagai aset negara di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat.

"Sekarang pengelolaan dilakukan Disparbud Jabar," katanya kepada merdeka.com. Rumah seluas 270 m2 tersebut katanya sudah bisa dibuka untuk umum.

"Ya lumayan, meski sebenarnya orang banyak tidak mengetahui banyak tempat ini adalah tempat bersejarah," ujarnya.

"Dalam sebulan paling sedikit 30 orang, tapi kalau ramai bisa mencapai 200 orang setiap bulannya," ucapnya seraya menambahkan bangunan cagar budaya ini gratis untuk dikunjungi.

Baca juga:
Cerita cinta Soekarno dan 9 istrinya
Inggit Garnasih, wanita yang menaklukkan hati Soekarno muda
Perselingkuhan Soekarno-Inggit di rumah kos Bandung
Inggit Garnasih, wanita setia pendamping Soekarno saat susah
Inggit, istri kedua Soekarno yang jadi rebutan pria Bandung
Surat cerai Soekarno untuk Inggit
Soekarno minta maaf sakiti hati Inggit

[ian]

KUMPULAN BERITA
# Bung Karno

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ribuan pemudik dari Jakarta padati stasiun Rangkasbitung
  • Politikus Hanura ngaku dapat fasilitas kelas satu ikut haji SDA
  • Ibunda Cinta Laura terus memuji Verrell Bramasta
  • Prabowo: Berjuang bersama saya sampai titik darah penghabisan
  • Jokowi sebut kantor transisi bangun hubungan pemerintahan SBY
  • Jelang libur panjang, IHSG ditutup melemah
  • Lepas 2.500 pemudik gratis, Jokowi sampaikan 'salam 3 jari'
  • Bandara Hang Nadim Batam capai puncak arus mudik hari ini
  • 4.922 Napi di Sumut dapat remisi Lebaran
  • Demi persatuan, Jokowi dan Prabowo diminta saling menghormati
  • SHOW MORE