Jasad Mayor Fakih, korban heli jatuh di Poso dibawa ke Makassar
Merdeka.com - Satu dari 13 jenazah korban kecelakaan nahas pesawat helikopter jenis Bell kode 412 EP N No-HA-5171 di Kelurahan Kasiguncu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah adalah warga asal Sulsel, tepatnya dari Kampung Madello, Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Sulsel atas nama Mayor inf Fakih Rasyid, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 132 Tadulako.
Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII/Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi yang ditemui wartawan usai upacara bendera yang disusul doa bersama di sesi hening cipta dan pengibaran bendera setengah tiang, Senin, (21/3) menjelaskan, 13 jenazah korban heli tersebut sudah berada di Rumah Sakit di Palu, Sulawesi Tengah setelah dievakuasi dari Kabupaten Poso hingga subuh hari.
"Setelah semuanya selesai nanti di Rumah Sakit nanti, jenazah kemudian diterbangkan ke Jakarta dan satu lagi ke Makassar karena asalnya dari Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan atas nama Mayor Inf Fakih Rasyid," jelas Kasdam VII/Wirabuana.
Kata dia, dirinya masih menunggu informasi berikutnya dari lapangan soal jadwal pesawat yang akan mengangkut semua jenazah ke daerah asalnya masing-masing. Sementara ini, Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti masih berada di Palu.
Selain Kapenrem, di atas pesawat heli nahas itu juga ada Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako, Kolonel Inf Syaiful Anwar. Serta 11 prajurit lainnya masing-masing yakni Kolonel Inf Ontang, Kolonel Inf Herry, Letkol Cpm Teddy ( Dan Denpom Palu, Kapten Yanto (Dokter Korem), Prada Kiki, Kapten Cpn Agung selaku pilot, Kapten Cpn Wirandi selaku co pilot, Letda Tito selaku co pilot, Sertu Bagus selaku mekanik, Serda Karmin selaku mekanik dan Pratu Bangkit selaku Avionic.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya