Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jasa bersih-bersih makam raup untung selama lebaran

Jasa bersih-bersih makam raup untung selama lebaran Jasa bersih-bersih makam. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Suasana di kuburan kampung Jawa di Jalan Ahmad Yani‎, Denpasar, Bali, kini terlihat berbeda dibandingkan tahun lalu saat suasana lebaran. Sejumlah pengemis dadakan justru nyaris tidak terlihat di lokasi makam berukuran 10 are (1000 meter persegi) ini.

Pengemis yang biasanya sudah menghadang di depan pintu gerbang masuk kuburan, kali ini tak terlihat. "Sudah tidak lagi diizinkan pak, kalau mau cari uang dianjurkan dengan halal. Makanya ambil jasa bersihkan makam," ujar gadis cilik bernama Putri (9).

Jika lebaran tahun sebelumnya, ia bersama temannya selalu jadi peminta-minta di Kuburan Kampung Jawa. Kini dengan modal sapu lidi menawarkan jasa membersihkan makam.

"Kalau ada yang datang nyekar kuburan, kita tawarin untuk bersihkan dulu. Tapi kita tidak boleh bilang berapa rupiah, kalau ditanya barulah kita bilang dua ribu saja. Dikasih lebih ya terima kasih," ujar Putri, Rabu (6/7).

Menurut rekannya yang lain, Budi, jasa membersihkan seperti ini setiap hari dilakoninya. Ada sekitar 15 anak dan sejumlah ibu-ibu yang dulunya mengemis sekarang mengambil jasa bersih-bersih makam. Ini imbas dari dilarangnya pengemis di area makan oleh pengurus makam.

Keuntungan yang diperoleh pun terbilang lumayan. Sejak pagi hingga sore tadi sekitar pukul 17.00 WITA. Budi telah mengantongi uang sebesar Rp 730 ribu. "Kalau hari biasa dapat Rp 50 ribu sehari. Sekarang abang lihat ini," ujarnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP