Jaringan pembuat sabu Cinere dikendalikan dari Lapas Cipinang & Aceh
Merdeka.com - Jaringan pembuat sabu diamankan di Cinere Depok dikendalikan dari dalam penjara. Pengendalinya adalah Dan, tahanan di Lapas Aceh. Ada juga tahanan Lapas Cipinang, Din. Jaringan ini didanai dan di bawah kendali keduanya.
"Peranannya mereka mengendalikan dan memberikan instruksi pada para tersangka ini," kata Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari, di Depok, Selasa (11/4).
Pihaknya sudah melakukan pengintaian terhadap jaringan ini selama satu bulan. Dari empat tersangka diamankan, juga ada kaitannya dengan kasus terdahulu di wilayah Sumatera. Bahkan satu tersangka secara khusus didatangkan dari luar Pulau Jawa untuk meracik bahan mentah menjadi sabu siap edar.
"Dia sebagai kokinya yang bertugas memasak menjadi barang jadi. Salah satu tersangka ini adalah adik ipar dari narapidana yang ada di Cipinang," ungkapnya.
Bahkan saat diamankan semalam, para tersangka sedang meracik sabu dari bahan mentah. Dikatakan bahwa hasil diproduksi jaringan ini memang belum banyak. Tapi secara kualitas, sabu dihasilkan adalah barang bagus.
Sekali produksi mereka memerlukan waktu 54 jam. Bahan baku mereka dapatkan termasuk bahan sulit didapat. "Kita masih periksa dari mana mereka mendapatkan prekusor ini," tukasnya.
Pihaknya menyita sejumlah barang bukti berupa cairan bahan baku, alat lainnya serta satu unit airsoft gun. Bahan kimia yang disita dari jaringan ini termasuk jenis barang yang sulit didapat. Mereka sengaja menyimpan di tempat berbeda agar tidak dicurigai. "Walaupun yang didapat adalah bahan baku namun ancamannya sama dengan barang yang dihasilkan," pungkasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya