Janji Lettu Wiradhy belum terpenuhi, menikah usai berpangkat Kapten
Merdeka.com - Karir Letnan Satu CPN Wiradhy Tri Darwoko yang jadi korban tewas dalam kecelakaan helikopter di Posos, Sulawesi Tengah dikenal cukup mulus. Meski baru berusia 26 tahun, perwira TNI Angkatan Darat itu sudah merengkuh pangkat Letnan Satu.
Meski demikian, anak bungsu dari tiga bersaudara itu memutuskan tidak menikah sebelum pangkatnya menjadi Kapten. Orangtua Almarhum Lettu Wiradhy, Pringgono (57) mengatakan, anaknya pernah memperkenalkan seorang perempuan akan menjadi calon istri.
"Calonnya ada, dari kalangan sipil biasa, bukan militer. Orangnya sederhana, sama seperti anak saya," kata Pringgono saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (21/3).
Menurut Pringgono, anaknya baru akan menikah tiga tahun lagi setelah pangkatnya Kapten. Sebab, kata dia, anaknya baru naik pangkat menjadi Letnan Satu pada Oktober 2015 silam.
Pringgono mengakui, meski karir anaknya cukup moncer, tetapi tetap memperlihatkan sosok sederhana. Bahkan, setiap pulang bertugas, dia tak pernah mengenakan seragam TNI. Menurut dia, seragam dipakai hanya ketika bertugas atau dinas.
"Kalau pulang seperti anak sekolah saja, pakaian biasa, seadanya, lalu pergi bermain. Enggak menunjukkan dirinya sebagai seorang tentara," ucap Pringgono.
Rencananya jenazah Wiradhy akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Kini jenazah dalam perjalanan dari Poso, Sulawesi Tengah menuju Bandar Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya