Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Janda tua di Banten menjerit belum dapat jatah BLSM

Janda tua di Banten menjerit belum dapat jatah BLSM Pembagian BLSM untuk warga miskin. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Warga miskin di Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini belum menerima kartu pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Warga mengaku sangat membutuhkan uang bantuan kompensasi kenaikan bahan bakar minyak itu

"Kami belum menerima informasi pembagian kartu bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM)," kata Mulyati, seorang janda miskin Cikatapis Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Minggu (23/6). Demikian dikutip antara.

Menurut dia, pembagian kartu BLSM sangat diharapkan bagi warga miskin untuk mengurangi beban ekonomi akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Selama ini, sejumlah komoditas bahan pokok merangkak naik sehingga membebani bagi masyarakat berpenghasilan ekonomi kecil.

Mulyati berharap pembagian kartu BLSM sebelum terjadi kenaikan BBM.

"Kami berharap secepatnya kartu BLSM dibagikan dan bisa segera dicairkan," katanya.

Dia mengaku dirinya dipastikan menerima kartu BLSM karena ia juga memperoleh jatah beras untuk warga miskin atau raskin. Pembagian kartu BLSM, menurutnya diberikan kepada warga yang menerima raskin.

"Kami merasa lega jika sudah memperoleh kartu BLSM karena bisa mengurangi beban ekonomi keluarga," kata Mulyati yang bekerja sebagai buruh cuci.

Begitu pula, Eman, warga Rangkasbitung mengaku dirinya berharap kartu BLSM segera dibagikan sehingga tidak menimbulkan kebingungan. Dia berharap bantuan Rp 150.000 per bulan itu cepat cair.

"Kami sangat berharap dana BLSM untuk memenuhi keperluan ekonomi keluarga," kata Eman yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek.

Supervisor Layanan PT Pos Indonesia Kantor Pos Lebak Yoyo Rahmat mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima kartu BLSM dari pemerintah untuk membagikan kepada masyarakat di 28 kecamatan. Sementara pihaknya sudah menerima data jumlah penerima BLSM sebanyak 118.036 kepala keluarga rumah tangga miskin.

"Kami secepatnya membagikan kartu BLSM jika sudah diterimanya," katanya.

Dia menjelaskan, setelah proses membagikan kartu BLSM selesai, maka proses pencairan dana kompensasi kenaikan BBM itu bisa dilaksanakan. Pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan pencairan dana BLSM di 10 Kantor Pos tingkat kecamatan, katanya. Selain itu juga melayani di Kantor Cabang Rangkasbitung. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP