Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jam hiburan malam dibatasi, Pemkot Bandung klaim kejahatan turun

Jam hiburan malam dibatasi, Pemkot Bandung klaim kejahatan turun ilustrasi jambret. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Sejak digulirkannya wacana pembatasan jam hiburan malam, Pemerintah Kota Bandung mengklaim angka kejahatan berkurang signifikan. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Kami bersyukur sejak adanya pembatasan jam hiburan malam bisa mengurangi angka kejahatan hingga 40 persen," kata Oded di Bandung, Sabtu (18/1).

Dia mengatakan, sejak digulirkan wacana pembatasan jam hiburan malam tak sedikit yang mengapresiasi usulan dari kepolisian tersebut. Bahkan dia menyebut banyak masyarakat yang meminta langsung menutup tempat hiburan.

Hanya saja pihaknya tak bisa gegabah, karena banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Apalagi ini menyangkut hajat orang banyak.

"Ini negara demokrasi. Tetapi secara prinsip, kehidupan malam harus diatur," terangnya.

Dia menyadari angka kejahatan ada kaitan langsung dengan minuman keras. Karena itu dirinya berharap tempat hiburan memberikan batasan dalam menyediakan minuman keras.

"Ketika hiburan malam, ada miras, ini berbahaya. Umumnya orang keluar malam, bersentuhan dengan kebebasan, lalu ada praktik miras, itulah penyebab manusia terpengaruh yang menjadikan adanya kejahatan," tandas Oded. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP