Jalan sehat dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman berlanjut meski tak dapat izin
Merdeka.com - Meski tak mendapatkan rekomendasi atau izin dari Polresta Surakarta, acara jalan sehat warga Solo dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional, Minggu (9/9) yang mendatangkan penyanyi Ahmad Dhani dan Neno Warisman akan tetap berlangsung. Panitia beralasan, selama ini tak pernah mengajukan izin, karena memang tidak diperlukan.
Ketua Panitia jalan sehat, Dadyo Hasto Kuncoro berpendapat, kegiatan yang dikemas dalam 'Jalan sehat warga Solo untuk Indonesia Berdaulat' tersebut hanya membutuhkan pemberitahuan. Kepolisian juga tidak mengeluarkan larangan atas kegiatan tersebut. Hanya tidak memberikan rekomendasi.
"Kami, berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, itu dilakukan oleh pihak yang selama ini menolak kegiatan," ujar Hasto, Kamis (6/9).
Hasto tidak menutup mata atas munculnya penolakan sekelompok masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Untuk itu, panitia sudah membuat peraturan yang wajib ditaati peserta jalan sehat. Diantaranya, peserta tidak boleh menggunakan atribut parpol dan atribut kampanye Capres, Cawapres maupun Caleg. Tidak boleh menggunakan senjata tajam dan juga barang berbahaya.
"Peserta wajib untuk menghormati sesama pengguna jalan, wajib menjaga ketertiban dan keamanan serta dilarang merusak fasilitas umum," ucapnya.
Salah satu panitia, Endro Sudarsono membantah jika kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Polresta Surakarta dalam suratnya hanya menuliskan kalimat 'tidak menerbitkan rekomendasi'. Jadi, lanjut Endro, tidak ada kata-kata izin, tidak ada tidak izin, tidak ada larangan.
"Konsekuensi dari itu, kami hati-hati, pengamanan hati-hati untuk mengamankan semua acara yang menyangkut penyampaian pendapat di muka umum," tegasnya.
"Kami tetap berjalan, tetap berkoordinasi di lapangan, supaya tidak ada kegaduhan antar peserta," imbuhnya.
Terkait kehadiran Ahmad Dhani dan Neno Warisman, sejauh ini masih sesuai rencana dan tak ada pembatalan. Menurut rencana, kedua artis ibukota yang akhir-akhir ini sering mengkritisi pemerintah ini, akan memberikan tausiyah atau orasi. Materi yang akan diangkat, lanjut Endro, ada yang sifatnya kritis dan tausiyah keagamaan.
"Itu (materi) terserah pembicara, bagaimana mereka merasakan beban masyarakat, listrik, BBM, biar disampaikan pembicara kepada pemerintah. Dan ini bagian dari komitmen kami 'Amar Ma'ruf Nahi Munkar' yang harus ditegakkan," tandasnya.
Acara jalan sehat dalam rangka memperingati Haornas 2018, akan dipusatkan di Jalan dr Moewardi atau sisi barat lapangan Kottabarat. Kegiatan tersebut mendapatkan penolakan dari sejumlah kelompok masyarakat di Kota Bengawan.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya