Jalan di Pandeglang macet parah, biasa 45 menit ditempuh 2 jam lebih
Merdeka.com - Jalan-jalan utama di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten macet oleh kendaraan pemudik, Minggu (3/7). Jalan utama di wilayah Kecamatan Cadasari, Karangtanjung, Pandeglang hingga Majasari dipenuhi kendaraan pribadi, baik roda empat maupun sepeda motor.
Beberapa pemudik mengaku, untuk perjalanan dari Baros, perbatasan Pandeglang-Serang hingga ke Kota Pandeglang ditempuh dalam waktu dua jam, padahal biasanya hanya 45 menit.
"Saya tadi di Baros pukul 18.00 WIB, dan baru sampai ke alun-alun Pandeglang jam 20.00 WIB," kata Nuni Effendi, pemudik dari Jakarta, seperti dilansir dari Antara.
Nuni bersama keluarganya akan pulang ke Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besarnya di kampung.
"Kalau seperti ini, bisa-bisa saya sampai ke Cibaliung subuh," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pandeglang Yahya Gunawan ketika dikonfirmasi mengharapkan pemudik menjaga ketertiban di jalan.
"Kalau macet memang waktunya. Yang penting para pemudik bisa tertib, jangan saling salip karena akan mengakibatkan kemacetan semakin parah," ujarnya.
Ia juga menyatakan terus memantau kondisi jalan-jalan utama yang dilalui para pemudik.
"Saya pantau terus, dan telah meminta petugas untuk melakukan penertiban dan mengatur lalu lintas. Kita bersama dengan aparat dari Polres dibantu adek-adek Pramuka terus melakukan penertiban," ujarnya.
Dishubkoinfo Pandeglang juga telah memasang closet circuit television (CCTV) pada jalur yang rawan kemacetan. Pemasangan CCTV pada beberapa titik rawan macet, diantaranya pertigaan Cigadung dan Mengger, Cimanuk, Labuan, Saketi dan Cimanuk.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya