Jaksa Agung soal demo taksi: Dulu Blue bird sekarang Angry Bird
Merdeka.com - Selasa (22/3) kemarin, ribuan sopir taksi Blue bird dan taksi Express menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta. Semula aksi yang dijanjikan damai, seketika pecah dan berlangsung anarkis.
Jaksa Agung M Prasetyo yang tengah melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan menyindir aksi brutal para sopir taksi tersebut.
"Masyarakat selalu meminta lebih dan kritis, makin berkembangnya teknologi. Kalau dulu Blue bird sekarang Angry Bird," kata Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Kamis (24/3).
Prasetyo mengatakan, aksi sopir taksi yang sempat mencekam itu merupakan tantangan baru bagi pemerintah. Oleh karena itu, menurut Prasetyo, pemerintah harus sama-sama menyelesaikan tantangan dan ujian tersebut.
"Kita mendapakan tantangan, menghadapi demonstrasi massal. Tantangan dan ujian kita hadapi bersama," ujar dia.
Selain aksi demonstrasi para sopir taksi, Prasetyo juga menyinggung sejumlah 'pekerjaan rumah' pemerintah yang harus segera diselesaikan.
"Ini fenomena baru rakyat begitu membentak-bentak. Pembangunan jalan tol tiba-tiba ditengahnya ditanami pohon pisang. Mereka punya hak tapi belum diganti, ini perlu kita cermati," pungkas Prasetyo.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya