Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jajal bisnis hewan kurban, Umar kena tipu 12 sapi dibawa kabur

Jajal bisnis hewan kurban, Umar kena tipu 12 sapi dibawa kabur Pedagang hewan kurban. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nasib sial dialami Umar, pria 32 tahun asal Bima, NTB tersebut harus kehilangan 12 sapi yang dibawanya dari kampung halaman. Padahal, sapi-sapi itu akan dijual untuk hewan kurban.

Ceritanya, Umar sedang menunggu sapi-sapinya yang diletakkan di bilangan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat lalu. Lama tak laku, tiba-tiba seorang calon pembeli bernama Hadi Toyo, datang dan ingin memborongnya.

"Sapi saya mau diborong dengan harga Rp 202 juta. Uang muka dibayar dulu Rp 8 juta," kata Umar di Mapolsek Bekasi Utara, Rabu (16/9).

Karena merasa sudah deal, dia lalu mengantarkan sapi-sapi tersebut ke sebuah tempat di Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi menggunakan sebuah truk bersama dua anak buahnya.

"Setelah sapi kami turunkan, pelaku mengajak kami ke Pasar Tambun, katanya untuk mengambil sisa uang di sebuah yayasan. Ternyata setelah ditunggu lama, dia tak kunjung datang," katanya.

Merasa ada yang aneh, dirinya lalu berinisiatif kembali ke kandang di mana sapi-sapi itu diturunkan. Ternyata, sapi-sapi itu sudah tak ada di tempat.

"Ternyata saya ditipu, saya nurut saja karena seperti dihipnotis," katanya.

Menurut dia, menjadi pedagang sapi kurban merupakan pengalaman pertama. Sebab, di kampung biasanya dia menjadi petani bawang. Bukannya untung, sapi-sapi malah dibawa kabur orang.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Mugiyono mengatakan polisi sudah mendapatkan laporan dari korban. Saat ini, kasusnya dalam penyelidikan. "Pelaku masih kami cari," katanya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP