Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jagoan Wanadri siap bantu evakuasi Sukhoi pagi ini

Jagoan Wanadri siap bantu evakuasi Sukhoi pagi ini sukhoi. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) menghentikan proses evakuasi pencarian korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor Jumat (11/5) sore kemarin.

Sabtu pagi TNI, Basarnas akan dibantu 14 orang Tim Khusus atau disebut tim vertical rescue Wanadri yang sudah berangkat dari markasnya Bandung kemarin malam.

Vertical Rescue sendiri ini memulai perjalanan dari Desa Cijeruk Kabupaten Bogor melewati Pasir Manggis, Cipelang, lalu puncak Cijeruk.

Diperkirakan untuk menempuh lokasi evakuasi memakan waktu enam jam.

"Kita diminta tim yg memilik kemampuan di vertical rescue untuk membantu proses evakuasi," kata Ketua Tim Sar Wanadri Soma Suparsa, saat ditemui di sekretariatnya, Jalan Aceh, Bandung, kemarin.

Perkembangan terakhir sendiri sebanyak 12 Korban jatuhnya pesawat asal Rusia ini telah ditemukan. Namun medan yang curam dan terjal membuat evakuasi harus diperbantukan ahli tebing.

Tugas tim vertical rescue sendiri ini membuka jalan untuk melakukan evakuasi korban pesawat nahas yang sulit dievakuasi.

"Semoga kami bisa membantu mengevakuasi," ujarnya.

Dengan pengalamannya, diakui Soma bahwa kontur di Gunung Salak sendiri sangat sulit. Terlebih kemiringan yang diperkirakan mencapai 85 derajat membuat tim evakuasi harus memiliki logistik memadai.

"Kita bawa tali, logistik pribadi dan logistik korban. Karena evakuasi korban di medan terjal pasti membahayakan.

Kita pun harus pikirkan keselamatan tim," ujarnya.

Sampai hari kedua atau Jumat (11/5) kemarin pencarian penumpang Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak belum menemukan penumpang selamat. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP