Jadi tersangka dan lupa kesehatan, Dahlan ditegur dokter dari China
Merdeka.com - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebagai tersangka kasus pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) berupa tanah dan bangunan, sudah empat hari ini menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu kuasa hukumnya, Riri Purbasari Dewi menuturkan, kliennya sudah masuk rumah sakit sejak Minggu (20/11).
Dia mengatakan, seharusnya Dahlan secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama setelah melakukan transplantasi hati. Namun Dahlan sering terlambat melakukan pengecekan rutin. Mantan Dirut PLN itu pun kerap mendapat teguran dari dokter pribadi yang berada di Tianjin, China.
Dokter pribadi Dahlan yang berada di Surabaya juga ikut menegurnya. Dia menyebutkan, dr Purwati secara khusus menangani Dahlan untuk menjalani perawatan rutin.
"Salah satu dokter yang ikut merawat Dahlan Iskan di Surabaya ini menegur karena batas waktunya sudah habis," ujar Riri di Surabaya, Rabu (23/11).
Untuk menghormati jalannya proses hukum di Indonesia, Dahlan selalu kooperatif datang memenuhi panggilan ataupun pemeriksaan dilakukan dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sehingga dia kerap mengabaikan kewajiban pemeriksaan kesehatan secara rutin. Alhasil saat menjalani pemeriksaan, kondisinya sudah tidak fit.
"Jadi tetap hadir, walaupun beliau itu tidak dalam keadaan tidak fit. Karena beliau itu menghormati proses jalannya hukum," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya