Jadi tempat prostitusi, indekos di Gianyar digerebek
Merdeka.com - Polres Gianyar menggerebek indekos di wilayah setempat yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi. Dari penggerebekan itu, pekerja seks komersial (PSK) diamankan polisi. Kelima PSK tersebut merupakan wanita asal Bali.
Penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan warga setempat yang curiga dengan indekos di Jalan Banteng, Buruan Gianyar, selalu ramai didatangi laki-laki.
Selain lima PSK, polisi juga meringkus muncikari bernama Ni Nyoman M alias Ibu Jero (50). Dia langsung ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami sudah periksa lima wanita ini dan semuanya dengan jujur mengakui jika mereka menyediakan jasa untuk melayani pria hidung belang," ungkap Kasat Reskrim Polres GIanyar, AKP Marzel Doni, Selasa (19/4).
Marzel menjelaskan, di indekos tersebut hanya ada empat buah kamar dalam satu pekarangan. Para penjaja seks yang saat itu diamankan yakni Ni Kadek K (24) asal Tegaltugu Gianyar, Komang S (28) asal Buleleng, Wayan E (23) asal Blahbatuh, Ayu dari Jembrana dan Iin dari Kelurahan Bitra, Gianyar.
Polisi juga menyita sejumlah kondom, uang tunai serta Handphone. "Saat kami melakukan penggerebekan kami mendapati seorang pria hidung belang di dalam kamar yang mengaku berasal dari Bangli," ujar Marzel.
Dari keterangan ibu Jero kepada petugas, wanita muda itu dijual Rp 350 ribu sekali kencan. Dari jumlah tersebut, Rp 300 ribu untuk PSK dan Rp 50 ribu untuk muncikari.
Katanya, dalam sehari satu PSK melayani 4 pria hidung belang dengan penghasilan sekitar Rp 4-5 juta sebulan.
"Saya baru buka kos ini delapan bulan lalu. Memang mereka seluruhnya tinggal di tempat sekaligus menyediakan jasa seks," kata bu Jero.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya