Jadi budak gembong narkoba Freddy Budiman, sipir LP Cipinang dicopot
Merdeka.com - Menkum HAM Yasonna Laoly mencopot pegawai Lapas Cipinang, Imron. Penata muda tingkat I itu diketahui membantu Freddy Budiman mengedarkan narkoba di dalam lapas.
Pantauan merdeka.com, pemecatan digelar di lapangan kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pemecatan berdasarkan Surat Keputusan Menkum HAM yang menjatuhkan hukuman disiplin berat terhadap Imron.
"Ini adalah peristiwa terpahit yang saya rasakan selama menjabat sebagai Menkum HAM. Melepas pakaian dari saudara yang seharusnya menjadi kebanggaan saya," tutur Yasonna, Senin (8/6).
Saat upacara pencopotan, Yasonna melepaskan seragam dan pet yang dikenakan oleh Imron. Dua orang petugas berada di sisi kanan dan kiri. Tato juga terlihat di tangan kanan Imron.
"Kita negara menyatakan perang melawan narkoba. Dengan memberikan hukum seberat-beratnya bagi pengedar dan bandar. Tak terkecuali pegawai kita sendiri yang terlibat," kata Yasonna.
Setelah itu Imron berganti memakai batik berwarna hijau lengan panjang. Saat meninggalkan lokasi Imron tangan diborgol dan dikawal dua petugas. Dia juga sempat mengacungkan dua jempolnya.
Yasonna juga memberi penghargaan ke 2 penjaga pintu Lapas kelas II-B Kotabaru, Kalsel, Rahmat Arif Wicaksono dan Herdaus. Keduanya dinilai berprestasi karena berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas.
Sebelumnya, sipir LP Banceuy Bandung berinisial DR dicopot karena terlibat peredaran narkoba. "Upacara ini sebelumnya kita lakukan kepada sipir bernama Deni," kata lelaki kelahiran Sorkam Tapanuli Tengah 61 tahun lalu ini. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya