Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Isu dana teroris dari gembong narkoba, Polri gandeng BNN

Isu dana teroris dari gembong narkoba, Polri gandeng BNN Anton Charliyan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri berencana akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengungkap adanya dugaan aliran dana ke teroris dari gembong narkoba. Kabar itu muncul menyusul adanya dugaan gembong narkoba Freddy Budiman bergabung ke kelompok ISIS di Indonesia.

"Kita akan kerjasama dengan pihak BNN untuk mendalami hal tersebut," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/1).

Kendati begitu, Anton tidak mau berspekulasi adanya aliran dana dari hasil bisnis barang haram itu ke teroris. Dia belum bisa berkomentar lantaran kabar itu masih didalami pihak kepolisian.

"Belum bisa memberikan statement, yang jelas kita akan mendalami," tandas Anton.

Sebelumnya, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso mencurigai gembong narkoba menjadi penyokong dana terorisme di tanah air. Dia mengaku saat ini pihaknya tengah mendalami kabar tersebut.

Meski mengakui adanya selintiran-selintiran informasi itu, mantan Kabareskrim ini mengaku belum mendapat informasi detail keterlibatan gembong narkoba dengan kelompok ISIS.

"Masih kami dalami indikasi-indikasi dan informasi itu (uang narkoba untuk mendanai teror). Informasi itu kan selalu ada," ungkap Budi usai menghadiri Rapim Polri di PTIK, Jakarta, Selasa (26/1).

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP