Isu asuransi USD 5 juta di balik kematian Mirna
Merdeka.com - Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin memasuki babak baru. Pihak Jessica Kumala Wongso yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini menggulirkan berbagai isu dan pembelaan yang membuat heboh pemberitaan Tanah Air.
Yudi Wibowo Sukinto selaku kuasa hukum Jessica masih terus menganggap kliennya dijadikan kambing hitam dalam kasus ini. Dia berpendapat ada aktor utama atas kematian Mirna yang tewas akibat usai menenggak kopi dicampur racun sianida.
"Mengapa yang disangka Jessica terus? Padahal tidak menutup kemungkinan orang lain selain Jessica. Jessica sebagai korban kambing hitam saja," kata Yudi beberapa waktu lalu.
Ada beberapa hal yang membuat Yudi tidak yakin jika kliennya pelaku pembunuhan Mirna. Salah satunya, jangka waktu kematian Mirna usai menenggak kopi bercampur sianida, dinilainya memakan waktu terlalu lama.
Mengingat, dari perkiraan Mirna meminum kopi itu sekitar pukul 16.00 WIB dan dipastikan tewas pada pukul 18.00 WIB. "Kalau racun sianida tidak selama itu, pasti dia ada sakit yang lain," ujar Yudi.
Selain itu, Yudi membuka episode baru di balik kematian Mirna. Dengan lantang, dia mengungkapkan kecurigaan adanya persoalan asuransi dalam jumlah besar menyangkut kematian Mirna tersebut.
"Saya curiga ada asuransi jiwa atas nama Wayan Mirna dengan jumlah besar di luar negeri. Kalau motif dibunuh maka dapat asuransi USD 5 juta," ungkap dia.
Pernyataan Yudi pun akhirnya menjadi polemik. Sejumlah pihak mempertanyakan kebenaran dari kabar yang disampaikan tim kuasa hukum Jessica tersebut.
Mendapat tudingan tim Jessica, keluarga Mirna khususnya sang ayah, Darmawan Salihin pun geram. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya