Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istri purn jenderal penyekap 17 PRT suruh sopir tabrak wartawan

Istri purn jenderal penyekap 17 PRT suruh sopir tabrak wartawan Istri purnawirawan jenderal. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Mutiara Situmorang, istri Brigjen (Purn) Pol Mangisi Situmorang, usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kota. Mutiara dilaporkan Yuliana Lewier (17) pembantunya, atas kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan penyekapan.

Usai menjalani pemeriksaan, Mutiara langsung memasuki mobil Honda Freed F 10 AS miliknya. Mutiara lantas memerintahkan sang sopir untuk langsung tancap gas. Padahal mobilnya masih dikerumuni puluhan wartawan yang menunggu sejak pagi hingga pukul 20.30 WIB.

"Tabrakan saja, tabrakan saja," perintah Mutiara kepada sopirnya, Senin (24/2) malam.

Sebelumnya, Mutiara dan suaminya diperiksa sebagai saksi sempat membantah semua yang dituduhkan atas laporan salah satu pembantunya itu.

"Ya saya siap menerima konsekuensinya. Tapi saya tidak melakukan itu (penganiayaan dan penyekapan," kata Mutiara sambil menunduk di belakang pengacaranya, Henri Lambun Raja di halaman parkir Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor Kota.

Sementara itu, Henri Lambun Raja mengatakan kliennya masih lelah setelah diperiksa 10 jam oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bogor Kota. 

"Karena masih lelah, silakan saya batasi 4 pertanyaan saja," kepada wartawan.

Henri mengatakan kliennya dicecar 78 pertanyaan terkait laporan yang dituduhkan. "Saya katakan itu (penganiayaan dan penyekapan) tidak ada dan tidak benar semua," tuturnya.

Sementara itu, Brigjen (Purn) Mangisi mengaku hanya dicecar 29 pertanyaan seputar perbuatan istrinya terhadap belasan pembantu yang diduga dianiaya dan disekap. "Saya hanya ditanya soal apa yang dituduhkan terhadap istri saya saja," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP