Istri curhat Al Khaththath dilarang makan kolak di Mako Brimob
Merdeka.com - Kusrini Ambarwati (49) istri dari Al Khathathath mendatangi Fadli Zon di ruang kerjanya Lantai 3 Komplek DPR RI, Jakarta. Kedatangannya itu untuk meminta kepada Fadli Zon bisa membantu mengeluarkan Al Khathathath dari tahanan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
"Saya meminta kepada Pak Fadli selaku wakil rakyat agar bisa membantu keluarkan ustad, sebelum lebaran. Karena ustad dikasih penangguhan setelah lebaran (29/6)," kata Kusrini di ruang kerja Fadli Zon, Jakarta, Selasa (13/6).
Selain itu, dirinya menceritakan bagaimana kondisi suaminya itu dibalik jeruji besi selama bulan suci Ramadan ini.
"Kalau disana tuh puasanya cuma makan pake nasi sama lauk doang. Nah ini pas setelah beliau sakit, minta nasi saja untuk jatah dari sana, karena beliau kan ada pantangan-pantangan, takut kambuh nanti penyakitnya, jadi lauk bisa ngirim," ujarnya.
"Yang sedihnya lagi itu kalau pas buka, enggak bisa minum es buah, terus kolak, tapi cuma bisa makan nasi aja. Tapi Alhamdulillah kondisinya ustad sehat," tambahnya.
Kusrini mengaku suaminya itu mendapatkan jatah sahur lebih cepat kira-kira 6 jam sehingga membuat makanan sahur itu tidak lagi enak untuk dimakan.
"Nah kalau saur ini sedihnya, jam 10 malam lauk sudah dikirim buat makan jam 4 pagi," ucapnya.
Mengetahui hal itu, Kusrini mencoba mengambil langkah agar suaminya itu bisa menyantap sahur dengan makanan yang masih hangat dan juga fresh. Namun, langkah itu hanya sia-sia saja, dirinya tidak boleh mengirimkan makanan sahur untuk suaminya itu.
"Tadinya kita berharap, adik sayakan deket mako tuh, bisa ngirim buat buka sama buat sahur dalam kondisi fresh, dan ternyata susah, jadi ya sudah," pungkasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya