Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istana: Usulan dana Parpol naik 50 kali lipat mengejutkan publik

Istana: Usulan dana Parpol naik 50 kali lipat mengejutkan publik Ilustrasi Uang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah tengah mempertimbangkan menaikkan dana bantuan untuk partai politik (Parpol). Dalam rapat dengar pendapat Komisi II DPR dengan Kemendagri pada Senin (3/10) kemarin, disimpulkan bahwa usulan besaran kenaikan dana bantuan Parpol mencapai 50 kali lipat. Padahal dana parpol saat ini mencapai Rp 13 miliar.

"Kalau angkanya 50 kali lipat akan sangat mengejutkan publik. Angkanya harus patut, pantas, itu memang yang harus disosialisasikan untuk mendengarkan suara masyarakat," ujar Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/10).

Menurut Pramono, usulan dana bantuan Parpol itu harus didiskusikan kembali. Sebelum besarannya disetujui dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Pramono menyarankan agar hak suara masyarakat perlu didengar.

"Ini angkanya harus diputuskan bersama antara pemerintah dengan DPR. Tapi tentunya harus mendengarkan suara publik," tutur Pramono.

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ini tak menampik dana bantuan Parpol selama ini terbilang kecil. Hal tersebut memicu maraknya praktik korupsi oleh kader partai.

Namun demikian, Pramono tak bisa memastikan praktik korupsi akan hilang ketika dana bantuan Parpol dinaikkan. Sebab, kata dia, korupsi terjadi bukan karena miskin harta melainkan karena kecanduan.

"Korupsi ini seperti narkoba, seperti candu. Jadi orang yang melakukan itu walaupun bukan orang yang kurang, banyak orang yang secara ekonomi mampu, secara kedudukan terhormat tetapi mereka tetap melakukan hal yang sama (korupsi)," jelasnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP