Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istana soal alumni 212 bersurat ajak Jokowi diskusi: Belum ada

Istana soal alumni 212 bersurat ajak Jokowi diskusi: Belum ada Persaudaraan Alumni 212. ©2018 Merdeka.com/Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif ingin mengundang dan mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdiskusi dengan para ulama. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengaku belum menerima surat dari Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Belum, belum ada," kata Pratikno di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1).

Seperti diberitakan sebelumnya, Slamet Maarif menjelaskan niatan mengundang Jokowi merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke I Ulama, Tokoh dan Aktivis 212 di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

"Akan undang Presiden Jokowi untuk duduk dengan para ulama," kata Slamet, Sabtu (27/1).

PA 212 mengundang Jokowi dalam rangka membahas masalah bangsa yang mereka anggap sekarang tengah bermasalah. Kehadiran para pejabat yang diundang juga tidak bisa diwakilkan oleh siapapun.

"Seyogyanya dapat hadir secara legal dan tidak diwakilkan," tandasnya.

Dalam hasil Munas PA 212 yang pertama disepakati akan ada penyambutan kepulangan Habib Rizieq Syihab dari Arab Saudi. Rizieq rencananya akan pulang pada 21 Februari 2018 mendatang sekitar lima juta orang diperkirakan akan mendatangi acara penyambutan itu.

"Bahwa pada tanggal 21 Februari 2018 kami seluruh alumni 212 akan mengadakan penyambutan HRS (Habib Rizieq Syihab) di Bandara Soekarno Hatta," kata Slamet.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP