Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istana: Kunjungan Jokowi ke Hambalang upaya selamatkan aset negara

Istana: Kunjungan Jokowi ke Hambalang upaya selamatkan aset negara Jokowi ke Hambalang. ©Setpres RI/Rusman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meninjau mega proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/3) lalu. Banyak yang menduga blusukan Jokowi kali ini merupakan sebuah manuver untuk menyerang secara halus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.

Terlebih, kunjungan ke Hambalang berbarengan dengan agenda 'Tour De Java' SBY. Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi membantah bahwa kunjungan Jokowi tersebut untuk menyerang SBY.

"Kunjungan Presiden meninjau proyek Hambalang semata concern Presiden terkait upaya menyelamatkan aset negara," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/3).

Johan juga membantah bahwa kunjungan ke Hambalang tersebut sengaja diatur agar berbarengan dengan 'Tour De Java' SBY dan elite Partai Demokrat lainnya. Sebab, dia menyatakan kunjungan ke proyek yang kondisinya memprihatinkan itu sudah direncanakan dari jauh-jauh hari.

"Kunjungan itu sudah digagas jauh sebelum adanya 'Tour De Java' (SBY). Dua minggu sebelumnya Presiden sudah meminta Menpora untuk mencari tau situasi terkini proyek Hambalang," ujarnya.

"Teman-teman kan sudah melihat bahwa fokus Presiden dalam konteks akselerasi pembangunan kan di infrastruktur sehingga kunjungan ke Hambalang itu merupakan akselerasi itu sendiri. Beberapa waktu lalu kan tidak hanya mengunjungi bangunan di Hambalang tapi jalan tol dan lain-lain sebagainya. Tidak ada kaitannya dengan apa yang dilakukan Pak SBY," imbuhnya.

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu kembali menegaskan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk meneliti proyek yang mangkrak tersebut dari segi topografi maupun dari segi bangunannya. Setelah mendapatkan hasil dari penelitian dari Menteri Basuki, nantinya barulah akan diputuskan apakah mega proyek tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

"Disampaikan juga oleh presiden bahwa akan meminta BPKP untuk melakukan audit secara menyeluruh terkait proyek Hambalang itu sendiri. Nanti akan dilakukan rapat terbatas juga," ujarnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP