Istana belum terima permohonan Suwandi korban Lapindo
Merdeka.com - Pihak Istana mengaku belum menerima permintaan salah seorang korban lumpur Lapindo, Hari Suwandi (44), untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun demikian, pihak Istana mengaku siap menampung Hari Suwandi.
"Terus terang memang kami belum mendengar langsung bahwa ada rencana dari para korban Lapindo untuk bertemu atau untuk menemui di lingkungan istana kepresidenan karena hari ini kan kami baru menerima presiden Republik Ceko," ujar Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha di Istana Merdeka, Senin (9/7).
"Jadi kalau memang ada yang ingin disampaikan tentu akan kami dengar terima dalam pengertian tentu apa yang jadi hal dianggap perlu ditindaklanjuti dalam kapasitas pemerintah," tandasnya.
Menurutnya, Presiden SBY hingga kini belum mendapat informasi dari pihak terkait soal kedatangan Hari Suwandi ke Jakarta dengan berjalan kaki. Namun, pihak Istana tidak bisa memberikan janji apakah nanti SBY menemui Hari dan rekan-rekannya atau melalui menteri terkait.
"Secara formal atau secara resmi belum. Bahwa ada rencana untuk bertemu atau untuk menemui di istana selalu kami respon. Apakah itu langsung ditemui menteri atau pihak terkait atau bagaimana nanti kita lihat. Namun yang jelas pada ini kami belum menerima adanya kabar mengenai hal itu," tandasnya.
Hari Suwandi, warga Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (8/7) tiba di Jakarta setelah berjalan selama 25 hari. Suwandi ke Jakarta untuk menemui Presiden SBY. Ia berencana akan menyampaikan tuntutan warga korban lumpur Lapindo yang selama ini tidak mendapat ganti rugi. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya